PKN Nasionalisme Mempertahankan Identitas Nasional [informatika 2] ~ Coding IsmyNR - Cara Dan Contoh Pemrograman

PKN Nasionalisme Mempertahankan Identitas Nasional [informatika 2]

Nasionalisme dara mrangka Mempertahankan Identitas Nasional

Nasionalisme
Nation : Bangsa, sedangkan Isme : Paham
Berarti jika disimpulkan dalam artian satu satu adalah Paham dalam hal kebangsaan. Nasionalisme adalah sikap politik dari masyarakat suatu bangsa yang mempunyai kesamaan kebudayaah, wilayah, serta cita-cita dan tujuan, sehingga masyarakat suatu bangsa tersebut memiliki kesetiaan yang mendalam terhadap bangsa tersebut . 

Hal hal yang mendorong muncunya paham Nasionalisme 
pertama adanya campur tangan bahasa lain, yang kedua adanya keinginan tekad bersama melepaskan diri dari belenggu kekuasaan absolut, yang ke tiga adanya ikatan rasa senasib dan seperjuangan 

Identitas Nasional 
Identitas : Lebih menggambarkan sebuah ciri atau sifat yang melekat pada seseorang/kelompok yang membedakan antara seorang dengan kelompok lain.
National : Sebuah kelompok yang lebih besar dan diikat oleh kesamaan-kesamaan seperti budaya, bangsa, bahasa, agama, cita-cita maupun tujuan.
dari simpulan diatas identitas nasional berarti ciri sifat yang melekat pada sebuah kelompok besar seperti dalam negara, yang diikat oleh kesamaan seperti budaya, bangsa, bahasa agama, cita-cita, maupun tujuan tadi.

Unsur Pembentuk Identitas Nasional
Suku bangsa
Agama
Kebudayaan
Bahasa

Faktor yang mempengaruhi pembentukan identitas nasional
Primordial. (ikatan kekerabatan)
Sakral, hal hal yang berhubungan dengan agamis 
Sejarah, seperti kedaan saat kemerdekaan/ sejarah bukan berarti itu saja melainkan lainnya 
Kepemimpinan Tokoh.

Bentuk-bentuk idenitas nasional indonesia 
1. Identitas Fundamental : Pancasila sebagai Falsafah bangsa, Dasar negara, dan ideologi negara.
2. Identitas Insturmental : meliputi lambang burung Garuda, Lagu kebangsaan Indonesia Raya, bahasa Indonesia, bendera Merah Putih, semboyan Bhineka tunggal ika.
3. Identitas Alamiah : meliputi bentuk secara fisik, yaitu bentuk negara kepulauan, keberagaman suku, bahasa kepulauan, keberagaman suku, bahasa, agama, budaya, kondisi morfologis, dll 

Pengaruh Globalisasi 
Dalam era globalisasi, akan terjadi proses "Akulturasi", saling meniru dan mempengaruhi antar budaya bangsa, seperti sekarang ini diindonesia banyak yang meniru budaya bangsa lain atau negara lain.
Globalisasi selain memberi peluang bagi bangsa Indonesia berkreasi dan berinovasi di segala aspek kehidupan, juga memberikan ancaman dan tantangan, antara lain; 
1. Semakin menonjolnya individualistis tidak mau dengan orang lain, inginnya selali sendiri 
2. semakin menonjolnya sikao materialistis yang berarti harkat dan martabat manusia diukur dari hasil seseorang dalam memperoleh kekayaan. Hal ini berakibat bagaimana cara memperoleh menjadi tidak dipersoalkan lagi, bila hal ni terjadi berarti erika moralnya dikesampingkan.

Arus informasi yang semakin pesat mengakibatkan akses masyarakat terhadap nlai nilai asing yang negatif semakin besa, apabila proses ini tidak segera dibendung maka akan berakibat lebih serius, sehingga pada puncaknya mereka tidak bangga kepada bangsa dan negaranya.
Pengaruh negatif akiba proses akulturasi tersebut dapat mendorong nilai nilai yang telaha ada didalam masyarakat sehingga berpengaruh terhadap ketahanan disegala aspek
Untuk membendung arus globalisasi yang sangat deras tersebut, maka diperlukan upaya untuk menciptakan suatu konsepsi agar ketahanan nasional dapat, terjaga, salah satunya dengan cara membangun sebuah konsep NASIONALISME kebangsaan yang mengarah kepada konsep identitas nasional.

Upaya mempertahankan identitas nasional
a. Mengembangkan semangat nasionalisme, 
b. Pendidikan, 
c. Pelestarian budaya, budaya indonaesia sangatlah banyak, maka dari itu untuk mempertahankan identitas negara kita jangan hilangkan budaya dalam negri, jangan sampai berlebihan untuk meniru budaya dari luar.
d. Melalu bela negara 

Tujuan Mempertahankan identitas nasional 
1. Menumbuhkan nasionalisme yang tinggi 
2. Dengan mengenal identitas nasional akan menjadikan bangsa tersebut memiliki jati diri yang kuat, sebagai bangsa negara.
Ref: Dosen Prasetya Putra Nugraha, M.Pd
logoblog

Share :

No comments:

Post a Comment

Berkomentarlah jika ada pertanyaan mengenai artikel ini, Kesan pembaca atau saran yang membangun blog ini.
*Gunakan akun google dan ceklis kolom (Notify Me) agar mendapatkan pemberitahuan balasan komentar

 
Back to Top